Wake me up, God Almighty, Wake me Up Again and Again

Image

Pada waktu Santo Paulus dipenjara oleh tentara Romawi, beliau sangat tenang dan menyerahkan segala sesuatunya di tangan Tuhan, hal ini disebabkan karena kedekatan antara Paulus dengan Gurunya, Yesus, yang telah naik ke Surga. Karena kedekatan itu juga, maka Paulus dimampukan oleh Tuhan memiliki kekuatan dari yang Maha Tinggi, kekuatan dahsyat yaitu bersatunya Tuhan dan UmatNya secara nyata dan ajaib. Tuhan yang empunya mujizat, maka siapa saja yang dimampukanNya bersatu denganNya, maka tentunya mujizat itu akan mengalir ke orang itu. Demikianlah, Paulus menyanyikan lagu-lagu pujian terhadap TuhanNya, tiba-tiba datanglah malaikat dari Surga membukakan pintu selnya, dan membebaskannya dari penjara. Ini kejadian sejarah yang fakta dan nyata terjadi di masa lampau. Pauluspun ketika terdampar di pulau kecil dipatuk oleh ular hitam yang bisanya sangat mematikan tidak mengalami sakit apapun. Dan ada mujizat-mujizat dahsyat lainnya yang dimiliki oleh Paulus ketika itu.

Petrus, si batu karang, pun memiliki kekuatan atau mujizat yang dahsyat yang dikarenakan kebersamaannya dengan Roh Gurunya, Roh Yesus. Terkenal pada masa itu sapu tangan Petrus mampu menyembuhkan orang sakit, bayangan tubuh Petrus mampu membangkitkan orang mati, teriakan Petrus (“ Dalam nama Yesus orang Nazareth itu, bangkitlah kamu dari lumpuhmu !“) mampu menyembuhkan orang lumpuh.

Stefanus, adalah bukti bahwa seseorang yang masih hidup didunia ini, jika dimampukanNya bermanunggaling kawulo dan Gustinya, maka seseorang itu berhak melihat surga dan bertatapan muka dengan muka dengan Allah Bapa di Surga. Ketika masih hidup manusia berhak untuk melihat surga Bapanya.

Yohanes, ketika masih hidup mampu menembus alam malaikat dan masuk ke surga dan bertemu muka dengan muka dengan Tuhanm dan mendapat wahyu.

Jadi intinya, kita, anak Tuhan, yang bersatu dengan Roh Kudus, bisa dilayakkan Allah Bapa, menemuiNya di Surga………Mari satukan hati, untuk berusaha sekuat tenaga di sisa akhir hidup kita, untuk bersatu dengan Roh Kudus.

Doa St Agustinus dari Hippo :

Berhembuslah dalam diriku, ya Roh Kudus,
agar segala pikiranku kudus.

Bertindaklah dalam diriku, ya Roh Kudus,
agar karyaku juga kudus.

Tariklah hatiku, ya Roh Kudus,
agar aku mencintai hanya yang kudus.

Teguhkanlah aku, ya Roh Kudus,
agar aku memperjuangkan segala yang kudus.

Peliharalah aku, ya Roh Kudus,
agar aku senantiasa kudus.

Amin.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s