WHAT IF …… (SEANDAINYA ….). Jesus adalah Jawabanku

  1. Selintas Mengenai Roh Kudus

Image

Roh Kudus ada sebelum dunia ini ada, Roh Kudus ada sebelum alam semesta ini ada. Roh Kudus ada untuk selama-lamanya. Roh Kudus itu siapa, ya RohNya, Roh Yesus.

Yesus adalah seseorang yang tubuhnya 100 % manusia, tetapi RohNya adalah Roh Tuhan. Bisa dikatakan Yesus adalah bertubuh manusia dan ber Roh Tuhan. Tubuh Yesus adalah fana, tapi telah disucikan dan telah diangkat ke Surga, tetapi Roh Yesus, yang juga RohNya, dan dikenal dengan nama Roh Kudus, tetap menjadi pembimbing umatNya yang percaya di dunia ini. Roh Yesus tetap abadi di dunia ini sampai akhir jaman.

Tubuh manusia Yesus yang berewokan dan berjubah putih itu telah disucikan dan naik ke Surga, tetapi RohNya, atau Roh Yesus, atau Roh KudusNya, tetap tinggal di dunia ini membimbing umatNya yang percaya ke Surga.

Masihkah kita bingung tentang Roh Kudus itu ?, Masihkah kita menyepelekan Roh Kudus ?.

Yesus bersabda “ Dosa terhadapku masih bisa diampuni, tetapi dosa terhadap Roh Kudus tidak akan pernah terampuni sampai dunia terbelah dua sekalipun (need additional text from editor for pushing the meaning)”. Yang sebenarnya berarti: Dosa terhadap tubuhKu (Yesus) masih bisa diampuni, tetapi dosa terhadap RohKu (Roh Tuhan) tiada akan terampuni.

Roh Yesus ini sangat dahsyat kuasanya, mampu menembus alam Surga jika kita ngedomplengNya (ketika kita masih hidup), dengan Roh Yesus, dimampukannya kita dalam menembus alam kematian, bisa mengusir setan, menembus alam semesta, menembus dimensi ruang dan waktu, menembus inter planeter, bahkan menembus inter dimensional (Ajaran Beliau yang telah mampu memadukan Roh Kudus didalam dirinya).

Itulah rahasianya, kenapa Yesus mampu melihat akhir jaman, yaitu Tuhan Yesus mampu menembus ruang dan waktu sampai akhir jaman pada 2000 tahun yang lalu karena kekuaatan RohNya yang maha dahsyat tersebut, dan diceritakannya kepada murid-murid terkasihnya.  Demikian pula, kenapa Yohanes mampu melihat surga, melihat malaikat dan bahkan melihat kiamat serta dunia baru, sebab Roh Tuhan telah mengangkatnya dan terbang menembus ruang dan waktu, bahkan melakukan perjalanan interdimensional.

Ingat Yesus yang manusia (berewokan, rambut gondrong dan berjubah putih) telah diangkat ke Surga, tetapi Roh Yesus tetap tinggal di dunia ini, atau di alam semesta yang fana ini untuk membimbing umatNya yang benar-benar mengandalkan Roh Nya tersebut. Itulah Roh Kudus yang maha dahsyat itu. Ingat keajaiban yang pernah dilakukan Yesus adalah merupakan pengejawantahan kekuatan dahsyat Roh Yesus yang juga Roh Allah.

Sahabatku, itu bukan sesuatu yang mustahil jika kita ingin melihat Surga sekarang, pada waktu kita masih hidup, masih bernapas, masih jiwa dikandung badan, belum mati. Dengan ngedompleng kekuatan Roh Kudus, kita dimampukannya melakukan perjalanan yang hebat menembus alam Surga. Lihat wahyu Yohanes, Stephanus, Petrus, Paulus, Daniel, Yakub, Yesaya, Yeremia, Yehzekiel dan lain-lain.

Kalau sahabatku ingin ke Jakarta, sebaiknya kita mencari teman yang memang sudah kenal betul kota Jakarta itu, sehingga kita tiada tersesat di ujung jalan dan dirampok penjahat. KALAU KITA MAU KE SURGA, YA KITA HARUS PULA MENCARI TEMAN YANG MEMANG SUDAH KENAL BETUL SURGA ITU, SEHINGGA KITA TIADA AKAN TERSESAT DI TEPI JALAN DAN DISEROBOT SETAN DAN BINASA. Ini sesuatu yang logik dan tidak mengada-ada, jangan pernah mengikuti ajaran orang atau apapun, jika ia tidak tahu jalan ke surga, kita akan celaka nantinya. Ingat Yesus pernah bersabda: Akan banyak bermunculan pemimpin yang buta yang membawa umatnya dalam kegelapan, hati-hati sahabatku.

Jangan pula pernah percaya pada seseorang yang katanya pernah ke Surga, tapi dia itu tidak bisa mengajak kita ke Surga, dia hanya penipu belaka, The Big Fat Lier. Percaya saja hanya pada Sesuatu / Seseorang yang pernah ke surga, bahkan memiliki surga itu sendiri dan mampu mengajak kita ke surga, yaitu ROH Yesus itu sendiri. End of story.

Hidup ini memang berat, tetapi seberat apapun kita tetap harus terus bergandengan dengan Roh Yesus dan berjuang dengan RohNya. Mustahil kita bergandengan dengan Tubuh Yesus yang berewokan itu, sebab dia sudah di surga, tetapi RohNya masih tetap tinggal di dunia, dan RohNya ini adalah mediator yang sangat dahsyat untuk menyentuh tubuhNya. Ia yang harus kita cari dalam mengisi hidup kita ini.

Jika (maaf), ada pemimpin jema’at yang mempunyai pendapat bahwa: Orang tidak akan pernah mampu menembus alam surga saat sekarang ini, kalau dulu (jaman para nabi) bisa. Maka nasehat yang tepat, tinggalkan saja mereka dan segala ajarannya yang pernah mereka buat, mereka hanya pemimpin yang matanya buta dan hatinya gelap serta dungu, bagaimana bisa memimpin kita kalau matanya buta, bukankah kita juga akan celaka masuk jurang?.

Yesus sendiri pernah bersabda: Aku akan pergi ke rumah Bapa di Surga, tetapi Aku tidak akan meninggalkan kamu sendiri, ada seorang penolong lain yaitu Roh Kudus, Roh Kebenaran, Dialah yang akan menuntunmu ke Surga. Sebaiknya kita hanya percaya kata Yesus dari pada pemimpin jema’at yang tiada kurang mengerti kata-kata Yesus itu sendiri. INTINYA SAAT INI, SAAT KITA MASIH BISA BERNAPAS, SAAT MASIH HIDUP DI DUNIA INI, SAAT JIWA MASIH DI KANDUNG BADAN, DAN JIKA KITA SECARA BENAR NGEDOMPLENG ROH TUHAN, MAKA SAAT ITU JUGA, KITA DIMAMPUKANNYA UNTUK MENEMBUS ALAM SURGA DAN BERTEMU DENGAN ALLAH BAPA DI SURGA MUKA DENGAN MUKA, ABSOLUTELY.

Inti sari pati dari ajaran para nabi adalah Roh Kudus, misal:

1.1.  Yakub sedih mendengar anaknya Yusuf, mati diterkam oleh singa (walau kabar itu palsu), Yakub berkata: Aku akan masuk ke dalam dunia orang mati untuk mencari roh anakku Yusuf”. Bukankah dengan perkataan itu membuktikan bahwa Yakub mampu membuat rohnya keluar dari badannya untuk mencari roh anaknya yang mati? tidakkah ini membuktikan bahwa kekuatan roh itu sudah ada pada masa itu. Jadi kalau di Jawa dikenal ilmu Ngrogo Sukma, maka para nabipun sangat lihai melakukan itu.

1.2.  Wahyu Yohanes “ Aku dibawa oleh Roh dan kulihat malaikat mengepak-epakkan sayapnya …..dst”. Di pulau Patmos, Yohanes dibawa oleh Roh Kudus untuk melihat Surga, dan menulisnya pengalaman spiritual itu ke dalam kitab Wahyu Yohanes. Bukankah seorang nelayan miskin bernama Yohanes tapi telah dididik Gurunya (Yesus) mampu melihat surga dengan kekuatan Roh ?. Jadi ini bukti bahwa Roh Kudus dalam beragama adalah mutlak dan absolute, agama tanpa Roh Kudus seperti batang pohon yang tidak punya akar, nampaknya kokoh tapi keropos dari dalam. Kayaknya rajin ke gereja, ke mesjid, ke Vihara tapi hampa di hati……, sepertinya berkotbah yang indah dan menggebu-gebu tapi kosong mlompong di dalam hati, hanya mencari pujian orang ….

1.3.  Pada waktu Musa ke Gunung Sinai, ia bertemu dengan rumput yang ada apinya, tapi tanah disekelilingnya tidak terbakar…The burning grass berkata: “ Musa copot terompahmu, sebab tanah yang kamu injak ini adalah tanah yang suci…”, the burning grass itu sebenarnya adalah pengejawantahan Roh Kudus.

1.4.  Hari Pentakosta adalah hari dimana Tuhan mencurahkan besar-besaran Roh KudusNya, sejak dicurahkan Roh Kudus itu, kemudian Petrus dan teman-temannya mulai (atau diberi ijin) untuk menyebarkan Injil. Jadi Yesus sendiri mendidik murid-muridnya untuk selalu menggunakan kekuatan Roh Kudus dalam pewartaannya, tidak dengan pikiran kita, tapi dengan Roh Kudus.

1.5.  Dan lain-lain… dan lain-lain (semua termaktub dalam Kitab Suci)

Roh Kudus itu siapa, Ya Rohnya Yesus..……ada sebelum dunia ini ada. Kasih sejati hanya bisa dilakukan oleh manusia bila selalu ngedompleng Roh Kudus, selain itu hanya Kasih Sejati yang semu, nampak diluar melakukan perbuatan Kasih, tapi di dalam hanya meminta pujian orang… Bukankah Yesus pernah mengatakan : Jika engkau sudah di puji orang di dunia ini, maka Bapamu di surga tidak akan memuji lagi ?Ikut Tuhan itu berat jika tidak menyertakan Roh Kudus. Yesus yang brewok, berjubah putih dan tergantung di kayu Salib itu bukan pusat kehidupan, tetapi Roh Yesus yang ada di dalam tubuh yang brewokan yang tergantung di Kayu Salib itulah Center Of The Universe, pusat kehidupan, ada sebelum dunia ini ada bahkan pusat alam semesta. The alfa and the omega.

      2. Absolutisme Tentang Kematian dan Persiapan Menghadapinya

What is the meaning of death? Death is ….

Kematian adalah suatu proses absolute terlepasnya roh manusia dengan tubuhnya, tiada bisa ditawar-tawar dan tiada bisa ditunda (sebenarnya bisa ditawar dan ditunda oleh seseorang yang telah bergandengan dengan Roh Kudus, tapi nanti kita bahas selanjutnya.red).

Manusia terdiri dari: tubuh manusia, ruh manusia, pikiran dan perasaan emosi manusia (R. T Kiyosaki)

Manusia terdiri dari : Kakang Kawah Adi Ari-Ari, Sedulur Papat Lima Pancer (Ilmu Kejawen)

Manusia terdiri dari : Mutmihah, Aluamah,   (Ilmu Tharekat Islam)

Manusia terdiri dari : Sekumpulan sel-sel jaringan yang membentuk tubuh manusia dll (biologis) dan lain-lain.

Kita jadi bingung kalau melihat di dalam diri manusia saja (iner space), sangat-sangat multi komplek, banyak para ahli yang mampu menerangkan dengan sangat jitu. Tetapi kita batasi saja, bahwa manusia terdiri dari tubuh manusia (termasuk didalamnya pikiran / perasaan) dan ruh manusia (ini bukan sesuatu arti filsafat yang mutlak benar hanya untuk mempermudah saja).

Pada waktu kematian tiba, maka ruh manusia meninggalkan tubuh manusia yang fana. Ruh manusia milik Allah dihembuskan dalam rahim Ibu untuk memberi kehidupan, sedangkan tubuh manusia milik dunia dan bisa berkembang tumbuh karena memakan hasil-hasil bumi serta menghirup udara dunia. Jadi suatu saat, ruh dan tubuh harus berpisah absolutely.

Alam dunia dapat kita lihat seperti dikemukakan para ahli, dari sel-sel amuba, lapisan kulit bumi, lautan sampai ke luar angkasa, galaksi, planet dan bintang dan lain-lain. Itulah alam dunia ini.

Sedangkan alam ruh, sedikit bahkan sangat sedikit yang mengetahuinya, walaupun alam ini merupakan tempat tinggal kedua kita yang abadi (tempat tinggal ruh kita). Alangkah tidak cerdasnya kita, jika kita hanya memikirkan tempat tinggal kita yang pertama tetapi fana, yaitu dunia ini tetapi melupakan tempat tinggal kita yang kedua yaitu akhirat.

Pada waktu proses kematian tiba, maka bumi meminta haknya, yaitu mengambil tubuh manusia jadi tanah tempat tubuh dulu mengambil bahan makanan. Dan Allah-pun meminta hakNya, yaitu mengambil lagi ruh manusia kedalam tanganNya. Masalahnya, ruh inilah yang harus mempertanggung jawabkan kelakuannya di dunia ini, apakah ia tunduk pada perintah Tuhan atau tunduk akan kemurkaan dunia ini. Disinilah proses peradilan berlangsung dengan sangat kejam, sebab selain maha pengasih, Allah juga maha pemarah, maha pencemburu. Allah tidak mau ruh manusia lebih loyal kepada keinginan dunia daripada rencana Allah pada ruh itu, jika terlihat ruh manusia lebih takut akan dunia daripada dengan NamaNya, maka hancurlah ruh manusia itu akan hukumannya di Neraka, tragissssssss dan menakutkan  ……..Actualy, tidak ada ruh yang sanggub mengikuti keinginan Allah di dunia ini, sebab keinginan dunia sangat kuat dan tak terkalahkan, jadi mungkin semua orang yang masih hidup didunia ini akan tragis ketika menghadapi kematian itu…… memang tragissssss.

Stop sampai disini kengerian alinea di atas, masih ada Roh Kudus, THERE IS STILL HOLY SPIRIT WHO STANDS BY US. Disinilah arti Imanuel dapat dijelaskan dengan sangat gamblang (mungkin sahabatku belum pernah mendengarnya sebelumnya, ini kesaksian benar percayalah), itulah hebatnya kata-kata: Manunggaling Kawulo Lan Gusti adalah benar atau Imanuel.

Ilustrasi sederhananya seperti ini:

Ada dua orang meninggal dunia, yang satu selalu bermesraan dengan Roh Kudus semasa hidupnya, yang kedua meremehkan (atau mencuekkan) keberadaan Roh Kudus. Finally, malaikat maut mencabut nyawa dua orang itu. Orang yang kedua (cuekin RohNya), ruhnya keluar dari tubuh manusianya, ia kaget setengah mati, ternyata sangat menakutkan di alam ruh itu, dia sendiri mencari jalan ke surga, mencari tempat aman, tapi terhenti, ia kehilangan arah, ajaran agama yang dulu ia tekuni tidak mengajari cara berjalan di alam ruh, ia tersesat, ia bingung, akhirnya ia lihat sekumpulan ruh di suatu pemakaman (kuburan), lalu ia terpaksa tinggal dengan mereka untuk menunggu waktu kiamat, dimana waktu itu semua ruh akan dipanggil untuk diadili.

Orang yang pertama (dekat RohNya), akhirnya meninggal juga, malaikat maut mencabut nyawanya, begitu keluar dari tubuhnya ruhnya langsung digandeng dengan Roh Kudus. Kata Roh Kudus kepadanya: “ Diam dan ikuti aku saja, maka kamu selamat “. Suatu ketika dalam suatu perjalan, Malaikat Kubur (atas perintah Allah Bapa) akan mengambil ruh manusia tadi untuk dikumpulkan dalam suatu pekuburan, setelah dilihatnya RohNya menyertai ruh orang itu, malaikat itu segan, sebab RohNyalah yang telah menyelamatkan ruh manusia itu. Bahkah Roh Kudus berkata: JANGAN MENGHALANGI JALANKU UNTUK MEMBAWA RUH MANUSIA INI KE SURGA BAPA, SEBAB SEMASA HIDUP MANUSIA INI TELAH BERSAMA DAN BERMESRAAN DENGANKU. Malaikat Kubur pun mengangguk hormat tanda setuju. Akhirnya ruh manusia pertama tadi hanya tertidur pulas di pundak Roh Kudus dengan sangat aman, ketika ia membuka matanya, ia sangat takjub, ia langsung dimasukkan oleh RohNya ke Surga dan melihat keindahan dan damai surga itu selamanya.

Ini adalah kisah nyata, jangan sampai terlambat sahabatku.

Detik ini juga cari Roh Kudus, bermesraanlah dengan RohNya saat ini juga, berkasih-kasihanlah dengan RohNya saat ini juga, jangan dibuang waktu percuma tanpa persiapan menghadapi rumah kita yang abadi.

Disini akan ditampilkan step by step untuk bermesraan dengan Roh Kudus, by the way, this is not a standard procedure, it is just only one way to close to Holy Spirit, there are still thousand ways to close to His Spirit:

–  Pahami benar tentang Roh Kudus dan segala hal tentangNya. Yaitu dengan membaca Kitab Suci berulang-ulang, sebab setiap pengulangannya selalu memberi arti yang tersirat yang baru, ada tertulis SABDA TUHAN SELALU BARU SETIAP PAGI, walau yang dibaca ayatnya yang itu-itu saja. Temukan rumus bahwa KITAB SUCI ADALAH BUAH KARYA ROH KUDUS, UNTUK SUPAYA SIAPA SAJA YANG MEMBACANYA MENGENALNYA DENGAN MESRA DAN BENAR PADANYA. Jika belum tetap baca dan terus gali hari demi hari.

–  Cari seseorang yang benar-benar telah bergaul dengan Roh Kudus, tidak menipu, tidak ngarang, faktanya memang Beliau itu selalu bergaul dengan Roh Kudus. Pelajari dan perhatikan, jangan banyak bertanya, jangan banyak berpikir dan jangan banyak menyela pembicaraannya. Diam, saksikan, renungkan dan simpan dalam hati setiap kata yang keluar dari mulut Beliau. Jangan berkomentar dan diolah dalam otak kita tentang apa-apa yang Beliau katakan, hanya resapi saja secara tulus.

–  Kemudian ikuti ajarannya 100%, jangan menyimpang sedikitpun.

–  Meditasilah, sebab Yesus meditasi di Gunung 40 hari, Musa meditasi di Gunung Sinai 40 hari, Yunus meditasi di perut ikan 3 hari, Yusuf meditasi di dalam sumur berhari-hari, Daniel meditasi di gua tempat singa buas hidup berhari-hari, konon Budha juga meditasi, Dalai Lama meditasi di Tibet (di gunung yang tinggi), nabi Muhhamad meditasi di Gua Hira, syech siti jenar juga meditasi menjadi cacing dan lain-lain. Pada waktu meditasi, saat itu kita mengosongkan keinginan dunia dan memasukkan kekuatan RohNya yang maha dahsyat ke dalam tubuh, pikiran dan jiwa kita. Ingat harus ada yang membimbing, jika tidak, bisa jadi ruh iblis yang masuk (inilah maka ada aliran sesat itu, katanya sedang meditasi datang kakek-kakek mau ngasih jimat atau keris yang bisa membuat kaya. STOP, meditasi jangan sendiri harus ada yang membimbing. Setan itu hebat akan tipu daya).

–  Setelah itu tunggu RohNya akan datang dan silahkan menikmati indahnya bermesraan denganNya, indah sekali. Puji Tuhan

 

3.       Puisiku

Image

God is my open sea (Jesus adalah Jawabanku)

Buah karyaku untukMu, Tuhan, My Great Leader.

Aku tidak akan pernah mampu berbuat bila ku sendiri tanpaMu

Aku tidak akan pernah kuat menghadapi badai bila ku sendiri tanpaMu

Aku tidak akan berguna bila ku sendiri tanpaMu

Aku tidak akan mau hidup bila ku sendiri tanpaMu

Aku tidak akan mau berjuang bila ku sendiri tanpaMu

Aku lebih baik terhempas bila ku sendiri tanpaMu

Aku lebih baik tidak dilahirkan bila ku sendiri tanpaMu

Aku lebih baik tidak pernah hidup bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti daun kering yang berguguran bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti semak dan onak kering yang harus dibakar bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti pohon kering yang tumbang bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti hutan kering yang penuh dengan rawa bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti tulang belulang yang rapuh bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti kapal karam yang berkarat bila ku sendiri tanpaMu

Aku seperti danau yang mengering tiada guna bila ku sendiri tanpaMu

Aku laksana embun yang jatuh ke tanah dan hilang tak berguna bila ku sendiri tanpaMu

Aku butuh Engkau

Aku bersandarMu, dalam saat dan detik hidupku

Aku bergelayut tanganMu, dalam setiap langkahku

Aku peluk jubahMu, di saat asaku

Aku cium bekas tapak kakiMu, di saat sesatku

Aku basuh kakiMu dengan air mata, di saat sedihku

Aku sapu debu yang menempel di telapak kakiMu dengan rambutku, di saat gundahku

Aku cinta Engkau, di setiap asa, sesal dan musibahku

Aku butuh Engkau di setiap langkah pikiranku

Aku tak kuasa hidup tanpaMu

Biarkan orang memakiku tapi ku tetap dalamMu

Biarkan dunia menghancurkanku tapi ku tetap dihatiMu

Biarkan dan biarkan semua berlalu tapi ku tetap dalam tanganMu

Duniaku penuh dengan kepalsuan tapi bila ku melihatMu, sungguh harapan terbentang seperti lautan luas, the open sea.

Tentang film Sunan Kali Jaga dan Syech Siti Jenar (Sekelumit penjelasan yang logik)

Suatu sore Kanjeng Sunan Kali Jaga disuruh oleh ke sembilan Wali Songo, untuk menemui Syech Siti Jenar, sebab tersebar isu bahwa Siti Jenar menyebarkan aliran sesat. Yaitu menyekutukan Tuhan. Jenar harus menghadiri sidang wali songo di Kasunanan Kudus untuk klarifikasi tentang masalah itu.

Sore itu, Siti Jenar sedang meditasi di sentong tengah padepokannya, dan Sunan Kali Jaga masuk memanggil-manggil Syech Jenar.

SKJ     :           Jenar, dimanakah engkau? aku diutus para wali untuk mengajakmu ke Kudus.

Jenar    :           Jenar tidak ada.

SKJ     :           Jenar cepat pergi untuk menghadiri rapat dengan Wali Songo

Jenar    :           Jenar tidak ada, disini tidak ada Jenar

SKJ     :           Bukahkah yang berbicara itu Jenar? Kenapa bilang Jenar tidak ada?

Jenar    :           Jenar tidak ada, disini tidak ada Jenar.

SKJ     :           Lalu siapakah yang duduk meditasi itu, bukankah itu Jenar?

Jenar    :           Jenar tidak ada, yang ada Guru Sejati Hadiningrat

SKJ     :           Jenar sadarlah …

Jenar    :           Jenar tidak ada, yang ada adalah Guru Sejati Hadiningrat.

Kemudian dalam sidang para wali, Sunan Kali Jaga mengadukan bahwa Jenar telah menyekutukan Tuhan dengannya, sebab Guru Sejati Hadiningrat adalah Allah Tuhan Semesta. Ajaran Manungaling Kawulo Lan Gusti dianggab sesat oleh para wali, Jenar harus dihukum mati dengan memenggal lehernya, tapi konon, begitu Jenar dipenggal lehernya, darahnya tersembur keluar membentuk tulisan ALLAH.

Sebenarnya Syech Siti Jenar betul, Sunan Kali Jaga juga tidak 100 % betul. Jika sahabatku telah mengalami apa yang Siti Jenar alami, yaitu bersatunya Roh Kudus dalam tubuhnya, maka cerita di atas benar adanya.

Pada waktu meditasi, ruh Siti Jenar kedatangan RohNya yang dahsyat, ruh manusia disucikan dengan Roh Tuhan (yang merupakan Guru Sejatinya), karena dimensi Roh Tuhan sangat Tinggi (Kata Beliau : Higher Dimension Rules Lower Dimension), maka ruh manusia Siti Jenar terliputinya. Ketika ditanya Sunan Kanjeng Kali Jaga, maka Roh Tuhalah yang menjawab: DISINI TIDAK ADA JENAR, YANG ADA GURU SEJATI HADININGRAT. (Atau lebih jelasnya RUH JENAR BERSATU DENGAN ROH TUHAN, DAN YANG ADA HANYA TUHAN/GURU SEJATI HADININGRAT): Haleluya…Hebat, coba apa bedanya dengan IMANUEL (TUHAN BESERTA KITA), kalau mengetahuinya maka anda pasti bersorak kegirangan. Sebab anda sudah bersatu dengan Tuhan di dunia ini, kalau sudah bersatu dengan Roh Tuhan maka anda pasti masuk Surga. Whenever you are, wherever you are, however you are, whatever you are, You will go unto the glory God presence. Just close to His Holy Spirit. This is the key word.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s