RAHASIA ALAM ROH DAN BERGAUL DENGAN TUHAN

Image

Alam Roh adalah alam yang lain dari dunia kita yang fana ini. Alam Roh, adalah seperti alam di bawah air, atau alam di angkasa raya, atau alam di bawah tanah. Berbeda dimensi, waktu dan kecepatan. Seperti halnya alam di bawah air, kita manusia, hanya mempunyai pengetahuan yang sangat sedikit dalam pengungkapan rahasia alam itu. Demikian juga dengan alam di angkasa raya dan alam di bawah tanah, ilmu pengetahuanpun sampai detik ini, masih belum juga bisa mengungkapkan rahasianya secara gamblang dan nyata. Alam Roh termasuk juga alam yang sampai detik ini masih menjadi misteri bagi kebanyakan umat manusia.

Jadi alam terdiri dari tiga buah, yaitu: Alam Fana (dunia ini), Alam Roh dan Alam Akhirat (terdiri dari Surga dan Neraka). Ketiganya saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lain, tidak boleh dipotong-potong atau dipisah-pisah, demikianlah kata para Nabi dan utusan Tuhan. Alam Roh sangat dipengaruhi oleh Alam Fana ini, dan alam Akhirat sangat dipengaruhi oleh Alam Roh, sehingga Alam Akhirat sangat bergantung dengan Alam Dunia ini.

Kisah kematian suatu makhluk, sebenar-benarnya adalah proses transmigrasi yang mutlak (perpindahan penduduk yang harus dilaksanakan dan tidak boleh ditunda-tunda) dari Alam Dunia ke Alam Roh, yang selanjutnya menuju alam Kekal Akhirat. Jadi alam Roh, adalah alam dimana tempat berkumpulnya berbagai roh makhluk hidup yang pernah ada di dunia ini, Jin, Iblis dan bahkan Malaikatpun sering juga hadir dalam alam ini.

Jadi tentunya, Alam Roh ini, adalah alam yang sangat menakutkan bagi siapa saja yang belum pernah melihatnya, sebab banyak roh-roh yang mempunyai bentuk dari yang tampan dan cantik sampai yang menakutkan, dari yang ukurannya seperti Tuyul sampai seukuran Raksasa.

Sekarang bayangkan, jika kita yang tidak berpengalaman di alam ini, terpaksa harus masuk dan melewati alam ini suatu saat kelak, siapkah kita ?. Seandainya kita, yang tidak mempunyai apa-apa ini, harus melewati alam yang menakutkan ini, apakah kita tidak akan ketakutan ?.

Untuk itu, alam Roh harus sudah kita siapkan atau kita kenali pada waktu kita masih hidup di dunia, dan ini adalah syarat mutlak untuk mencapai keberhasilan akhirat kita.

Tetapi adakah pengecualian ?. Adakah cara yang jitu, supaya kita langsung menuju alam Akhirat (tentu saja yang di Surga) tanpa melewati terlebih dahulu alam Roh ? Adakah metode yang spesifik dan sahih yang bisa mengantarkan kita langsung lurus dari alam Dunia ke Alam Akhirat (Surga) ?

Bisa, puji Tuhan. Kita bisa urai dari kisah di Kitab Suci, yaitu yang terjadi pada :

Henokh (cucu Adam), ia bersama tubuh dan raganya langsung masuk surga (orang jawa bilang Moksa), sebab selama hidupnya Henokh BERGAUL DENGAN TUHAN.

Elia (Nabi Elia), ia bersama tubuh dan raganya langsung masuk surga, sebab selama hidupnya Elia MELAYANI TUHAN DAN TENTU SAJA BERGAUL DENGAN TUHAN.

Musa, pada waktu masih hidup, telah BERMESRAAN DENGAN TUHAN di Gunung Sinai DAN KEMUDIAN MELAYANI TUHAN, hal inilah yang membuatnya mengalami transmigrasi dari alam Fana langsung lurus ke alam Surga.

Yehezkiel, Yesaya, Yunus, Hagai, Zakharia, Zefanya, Esra, Nehemia, Ester, Yosua Obaja, Amos, Maleakhi dan lain-lain, langsung ditunjukan Tuhan Surga, ketika mereka masih hidup di dunia ini, jadi roh mereka ketika maut datang, langsung masuk surga, sebab dalam hidupnya TELAH MELAYANI TUHAN DAN BERGAUL DENGAN TUHAN.

Stephanus, murid Yesus, sewaktu ia dihakimi dengan dirajam dengan batu, maka ketika saat ia masih hidup, Stepanus melihat Allah Bapa dan Yesus di Surga, setelah itu, Rohnya langsung lurus masuk ke alam Surga. Sebab selama hidupnya Stepanus telah BERGAUL DENGAN YESUS KRISTUS DAN MELAYANINYA, YANG MANA YESUS ADALAH SOSOK YANG BERPENGALAMAN KELUAR MASUK SURGA SELAMA HIDUPNYA DI DUNIA SEBAB ROH ALLAH BESERTANYA.

Paulus, pengikut Yesus, sewaktu masih hidup di dunia ini, maka beliau telah dan sangat berpengalaman bergaul dengan para Malaikat, bahkan ketika ia dipenjara tentara Roma, Malaikat datang menghiburnya. Konon, kematian Paulus sampai detik ini masih misteri yang dikemukakan oleh sejarahwan Eropa, ada yang bilang ia mengungsi ke Yunani, ada yang bilang ia pergi ke Cyprus, tetapi sebenar-benarnya tubuhnya masuk surga, sebab PADA MASA HIDUPNYA IA TELAH BERTEMU DENGAN ROH KUDUS DAN BERGAUL DENGAN PARA MALAIKAT TUHAN.

Dan seterusnya, dan seterusnya.

Jadi kesimpulannya, orang yang mampu masuk ke surga ketika saatnya tiba adalah :

  1. Orang yang telah bergaul dengan Tuhan semasa hidupnya secara nyata.
  2. Orang yang telah bergaul dengan Roh Kudus selama hidupnya.
  3. Orang yang telah mampu masuk ke alam Surga selama hidupnya.
  4. Orang yang telah mampu bercengkerama dengan malaikat selama hidupnya.
  5. Orang yang telah bergaul dengan orang yang telah bergaul dengan Roh Kudus, sehingga terpengaruh.
  6. Jika Tuhan Suci, maka orang yang telah bergaul denganNya, akan terikut suci pula. Seperti halnya jika kita bergaul dengan Nelayan, akan terikut rasa amis, walaupun kita bukan Nelayan.

Saudaraku, sudahkah saudaraku mengikuti sistem-sistem di atas?. Waktu makin mendekat, mulailah detik ini untuk bergaul dengan Tuhan dan RohNya secepatnya. Tidak ada kata esok, tetapi hari ini, jam ini, menit ini, dan detik ini.

Ingat, pada saat transmigrasi roh kita datang, tidak ada pertanyaan, apa warna politik kita, apa status sosial kita, apakah kita berdarah biru, apa agama kita, apa kekayaan kita, apa sanak keluarga kita.

Tetapi yang akan diperhatikan adalah : SUDAHKAH SAYA MELIHAT SURGA DI MASA HIDUP ?, SUDAHKAH SAYA BERGAUL DENGAN TUHAN DI MASA HIDUP?, SUDAHKAH SAYA BERKOMUNIKASI DUA ARAH SELAMA HIDUP ?SUDAHKAH SAYA BERGAUL DENGAN ROH KUDUS SELAMA SAYA HIDUP ? DAN SUDAHKAH SAYA DEKAT DAN BELAJAR PADA ORANG YANG TELAH DEKAT PULA DENGAN ROH KUDUS ?

Ingat, seorang Muslim ada yang masuk neraka, seorang Katholik ada yang masuk neraka, seorang Budha ada yang masuk neraka, seorang Hindu ada yang masuk neraka, seorang biasa ada yang masuk neraka.

Tetapi seorang yang telah bergaul dengan Tuhan selama masih hidup, pasti masuk surga, bahkan seorang pendosa yang telah bergaul dengan Roh Kudus seperti Pauluspun langsung masuk Surga. Kata kuncinya adalah, Bergaul dengan Tuhan, jika tidak bisa dan mampu bergaul dengan Tuhan, maka bergaullah kepada seorang yang telah bergaul dengan Tuhan secara nyata.

 Hati-hati, jika ada sekelompok penyesat, yang mengajari ini dan itu tetapi tidak sesuai dengan ajaran para Nabi, ia hanya mengarang cerita dengan otaknya sendiri yang hanya sebesar kepalan tangan dan inilah gembala yang buta yang akan menyesatkan umat manusia seperti yang dinubuatkan Yesus dua ribu tahun yang lalu, lewat Wahyu Yohanes :Akan datang Nabi-nabi palsu, waspadalah.

Sekarang, saat ini, detik ini, agama diaduk-aduk, kepercayaan diputar balikan, sampai kita bingung mana yang masih murni dari Tuhan. Di Katholik pecah menjadi : Katholik Anglikan, Katholik Ortodok, Katholik Roma dll. Di Protestan pecah menjadi : Bethel, Pentakosta, Kemah Daud, Methodist, Saksi Jehova dll. Di Islam pecah menjadi : Muhamadiyah, NU, Darul Arkham, Tablig Akbar, Salafiyah dan lain-lain. Di Budha pecah menjadi Budha Tibet dan Budha Cina Kanton dll.

Manakah yang benar ?

Yang benar hanya satu : YANG BERGAUL DENGAN ROH KUDUS SECARA NYATA DAN SECARA FAKTA, LAYAKNYA NABI JAMAN DAHULU.

Carilah Dia, disanalah letak kebenaran yang nyata. Ingat waktu tidak bisa mundur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s